Seruan Suara Damai Datang Dari DPD KNPI KKT

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saumlaki, menyikapi kondisi terkini beberapa kota di Indonesia, DPD KNPI KKT menghimbau agar semua komponen anak bangsa terkhususnya rekan rekan aktivis pemuda di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, hal ini diungkapkan Ketua DPD KNPI,Alex Belay.
Pada prinsipnya prinsipnya kita memberikan dukungan terhadap teman-teman aktivis, pemuda dan mahasiswa dalam melakukan aksi demostrasi, namun kita tetap harus menjaga ketertiban dan keamanan di daerah ini.
Dirinya berharap agar masyarakat tetap menjaga ruang-ruang komunikasi di ruang publik dan media Sosial, dengan tidak menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian sehingga tidak menimbulkan kegaduhan ditengah tengah masyarakat.
“Saya yakin suguh bahwa rekan rekan pemuda-pemuda dan adik-adik mahasiswa memiliki komitmen yang sama untuk menjaga Tanimbar tetap damai,” dalam rangka menjaga iklim investasi di Tanimbar menyabut Blok Masela.
Pada sisi lain Alex meminta Polri dan TNI untuk menjaga keamanan dengan tetap Mengkedapankan komunikasi dan tidak represif.
Polri dan TNI harus berupaya membangun pola komunikasi yang ideal sebagai polisi yang berwatak sipil dan mampu menjadi tulang punggung bangsa dalam menangani permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan tidak represif.
Menurut Alex situasi bangsa yang hari Ini tidak baik-baik saja, sebagai akibat dari terjadinya kesenjangan sosial antara daerah dan pusat. Olehnya Itu dirinya berharap agar para anggota DPR RI bukan hanya memperhatikan kesejahteraan mereka semata namun harus lebih pada “bagaimana dapat mengeluarkan daerah-daerah seperti maluku keluar dari kemiskinan, misalanya dengan sesegera Mungkin Mensahkan UU Provinsi Kepulauan”

Belay juga menambahkan bawah Sudah saatnya Pemerintah Daerah harus Berbenah diri dengan lebih banyak pada Program yang dapat menciptakan Lapangan kerja, dilain sisi gaji dan tunjangan DPRD Tanimbar juga perlu evaluasi, hal ini bagian dari kegelisahan Masyarakat karena di tengah tengah perekonomian Tanimbar yang lagi lesu dan PAD yang rendah namun gaji dan tunjangan DPRD mencapai 40/juta lebih, dan juga Beban Kerja yang dinilai belum Maksimal.

Mengakhiri pernyataannya, Ketua DPD KNPI KKT berharap agar seluruh elemen masyarakat bisa membangun ruang dialog dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua steakholder agar bersama pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar tetap kondusif demi Tanimbar Maju.(**)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tribun-malukutenggararaya.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

STIMAS Cup I 2026 Siap Digelar, Dorong Generasi Emas Berprestasi Melalui Karate
Reses Masa Sidang III, Anggota DPRD Maluku Andreas Taborat Serap Aspirasi Warga di Tiga Desa Kormomolin
Pemkab KKT Mulai Pembangunan 350 Unit Rumah Subsidi di Desa Bomaki
PROGRES 40 PERSEN, REVITALISASI SMAN 11 KEPULAUAN TANIMBAR TERUS DIKEBUT
Harga Batok Kelapa, Kopra, dan BBM di Kepulauan Tanimbar Dikeluhkan, Ekonomi Masyarakat Kian Tertekan
Semarak HUT ke-81 RI, MTs Desa Kilon Gelar Upacara Kemerdekaan dengan Penuh Khidmat dan Meriah
Desa Alusi Batjas Semarak HUT RI ke-81 dengan Lomba dan Beasiswa bagi Siswa SD Berprestasi
Erens Fenanlambir Salurkan Bantuan Pokir untuk PPKS, Wujudkan Kepedulian Nyata kepada Kelompok Rentan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:17 WIT

STIMAS Cup I 2026 Siap Digelar, Dorong Generasi Emas Berprestasi Melalui Karate

Selasa, 1 September 2026 - 10:54 WIT

Reses Masa Sidang III, Anggota DPRD Maluku Andreas Taborat Serap Aspirasi Warga di Tiga Desa Kormomolin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:57 WIT

Pemkab KKT Mulai Pembangunan 350 Unit Rumah Subsidi di Desa Bomaki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:30 WIT

PROGRES 40 PERSEN, REVITALISASI SMAN 11 KEPULAUAN TANIMBAR TERUS DIKEBUT

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:10 WIT

Harga Batok Kelapa, Kopra, dan BBM di Kepulauan Tanimbar Dikeluhkan, Ekonomi Masyarakat Kian Tertekan

Berita Terbaru