Tribun Maluku Tenggara Raya.com,-KILON, KEPULAUAN TANIMBAR — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Haji Tamsil Herman, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan kegiatan Hari Santri Nasional di Desa Kilon, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Dalam pernyataannya, Haji Tamsil Herman berharap peringatan Hari Santri Nasional tersebut menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Ia mengapresiasi pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan yang mewarnai peringatan tersebut, di antaranya perlombaan azan, lomba mengaji, dan khatam Al-Qur’an.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki nilai strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga melalui kegiatan ini, perlombaan azan, lomba mengaji, dan khatam Al-Qur’an dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta melahirkan generasi santri yang berakhlak mulia dan menjadi kebanggaan agama, bangsa, dan daerah,” demikian pesan Haji Tamsil Herman.
Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional di Desa Kilon dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keberkahan.
Lebih dari sekadar perayaan tahunan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan umat Islam, serta mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat.
Haji Tamsil Herman menegaskan bahwa pembinaan generasi muda melalui pendidikan agama merupakan bagian penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Generasi yang memiliki pemahaman agama yang baik, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.
Menutup pesannya, Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Tanimbar tersebut menyampaikan semboyan yang mencerminkan semangat Hari Santri Nasional.
“Santri kuat, iman hebat, Al-Qur’an menjadi pedoman hidup sepanjang masa.”
Ucapan tersebut menjadi harapan agar semangat Hari Santri Nasional tidak berhenti pada pelaksanaan perlombaan dan kegiatan seremonial, tetapi terus diwujudkan melalui pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Haji Tamsil Herman
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar
(Randy Fenan)










