Tribun Maluku Tenggara raya.com,-Saumlaki – Komitmen membangun pendidikan yang inklusif, toleran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama kembali ditunjukkan oleh Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Sola Gratia Saumlaki. Melalui sinergi dengan Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sekolah tersebut memastikan setiap peserta didik memperoleh hak pendidikan keagamaan sesuai agama dan keyakinannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen tersebut diwujudkan dalam pertemuan antara Kepala SMTK Sola Gratia Saumlaki, Steven Weriratan, S.Sos., Gr., dengan Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Idham Halik L. Rumaf, S.Ag. Pertemuan berlangsung dalam semangat memperkuat kolaborasi guna memberikan pelayanan pendidikan keagamaan yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa yang beragama Islam.
Sebagai bentuk nyata penghormatan terhadap keberagaman, pihak sekolah menyerahkan bantuan berupa Kitab Suci Al-Qur’an kepada salah satu peserta didik SMTK Sola Gratia Saumlaki yang beragama Islam, Nur Ayatul Husna. Penyerahan dilakukan secara simbolis sebagai wujud kepedulian sekolah terhadap pemenuhan hak setiap peserta didik untuk memperoleh pembinaan keagamaan sesuai dengan agama yang dianutnya.
Selain penyerahan Al-Qur’an, kedua belah pihak juga membahas langkah-langkah strategis agar peserta didik Muslim di SMTK Sola Gratia Saumlaki dapat mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui tenaga pendidik yang beragama Islam. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan pendidikan yang berkeadilan serta sejalan dengan prinsip-prinsip konstitusi dan kebijakan pemerintah dalam menjamin kebebasan beragama di lingkungan pendidikan.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Idham Halik L. Rumaf, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMTK Sola Gratia Saumlaki. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan implementasi nyata moderasi beragama yang tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi diwujudkan melalui pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi peserta didik.
Sementara itu, Kepala SMTK Sola Gratia Saumlaki, Steven Weriratan, S.Sos., Gr., yang didampingi Wakil Kepala Sekolah H. N. Tanate, S.Pd.K., Gr., serta Arif Elsius Luturyali, S.Pd., selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan respons positif dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Kerja sama dan kepedulian ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama. Kami berharap sinergi ini terus terjalin sehingga setiap peserta didik, tanpa memandang latar belakang agama, memperoleh hak dan pelayanan pendidikan yang layak serta dapat bertumbuh sesuai dengan iman dan keyakinannya,” ujar Steven Weriratan.
Melalui kolaborasi tersebut, SMTK Sola Gratia Saumlaki kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan nilai toleransi, saling menghormati, dan kesetaraan dalam pelayanan pendidikan. Sinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam memperkuat persatuan, kerukunan umat beragama, serta implementasi moderasi beragama di lingkungan pendidikan Indonesia.
Langkah ini juga menjadi cerminan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat melalui kerja sama lintas lembaga, sehingga dunia pendidikan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, menghargai perbedaan, dan memiliki semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Randy Fenan)














