Tribun Maluku Tenggara raya.com,-KORMOMOLIN, 1 Agustus 2026 – Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar kembali diwujudkan melalui peletakan batu pertama program revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar di Desa Bukjalim, Kecamatan Kormomolin, Sabtu (1/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program revitalisasi tersebut meliputi pembangunan tiga ruang kelas baru dan rehabilitasi tujuh ruang belajar dengan total anggaran sebesar Rp1.755.544.000 yang bersumber dari Program Revitalisasi SMA Tahun Anggaran 2026. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari kalender.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Thomas Mariam, S.Pd, Camat Kormomolin Johanis Angwarmase, S.H., Kapolsek Kormomolin IPDA I Gd. Hendra B. Arimbawa, Pengawas Pendidikan Provinsi Maluku Martina Kelbulan, S.Pd., Kepala Desa Bukjalim Josep Angwarmase, Pastor Paroki Santo Yosep Lorwembun RD. Fery Jamlean, Pr., Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Martina S. Keljombar, S.Pd., para tokoh adat, tokoh masyarakat, komite sekolah, dewan guru, serta para siswa.
Dalam sambutannya, Thomas Mariam menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Maluku atas perhatian yang diberikan kepada sektor pendidikan, khususnya melalui program revitalisasi sekolah.
Menurutnya, pembangunan tiga ruang kelas baru dan rehabilitasi tujuh ruang belajar merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
«”Kami berharap sarana pendidikan yang baru ini dapat meningkatkan mutu pembelajaran, mengurangi rasio rombongan belajar, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan kondusif bagi peserta didik,” ujarnya.»
Sementara itu, Camat Kormomolin Johanis Angwarmase menyampaikan ucapan selamat atas dimulainya pembangunan tersebut. Ia menilai momentum peletakan batu pertama menjadi tonggak penting bagi kemajuan SMAN 11 Kepulauan Tanimbar.
Menurutnya, revitalisasi sekolah harus menjadi awal pembenahan menyeluruh agar SMAN 11 mampu menjadi lembaga pendidikan yang semakin kompetitif dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya di Kecamatan Kormomolin.
Di kesempatan yang sama, Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Martina S. Keljombar, mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya bantuan revitalisasi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa selama ini sekolah masih mengalami keterbatasan ruang belajar sehingga proses pembelajaran belum dapat berlangsung secara maksimal.
“Dengan adanya pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang belajar ini, kami optimistis mutu pendidikan di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar akan semakin meningkat dan mampu melahirkan lulusan yang berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing,” katanya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa pemberkatan batu pertama yang dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Yosep Lorwembun, RD. Fery Jamlean, Pr., dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan revitalisasi sebagai tanda resmi dimulainya pembangunan.
Revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sarana pendidikan di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mencetak generasi unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
(Randy Fenan)














